Recent bookmarks
-
Tags
Summary
“Will I see you again next week?” George asked, he stirred to the side, away from Max.
“Only if I win.”
“Win then, it’s all you care about anyway.”or Boxer Max wanted something more than winning, but George was the prize he could never claim.
- Language:
- English
- Words:
- 4,971
- Chapters:
- 1/?
- Collections:
- 1
- Comments:
- 5
- Kudos:
- 88
- Bookmarks:
- 12
- Hits:
- 850
Bookmarked by Amel13
12 Jul 2026
-
Tags
Summary
Nico nurut-nurut saja, sambil sesekali memberi usapan dan remasan di pinggang Gabi sebagai bentuk dukungan. Nico ikut bantu melepaskan kaus yang Gabi kenakan dan merasa senang sebab tangannya bisa menggerayangi tubuh pemuda yang sibuk sendiri. Dan ketika Gabi memegang milik Nico untuk bersiap turun masuk, Nico menahan tubuh kekasihnya pelan.
"Sayang, you haven't prep-"
"Aku udah—Um, tadi pas mandi, pas sebelum kamu pulang." kalau wajahnya bisa lebih merah, Gabriel yakin kalau pipinya bisa disamakan dengan tomat.
"Are you sure?" Nada yang Nico keluarkan penuh rasa khawatir.
Gabriel mangangguk cepat, "you can check," sahut Gabi menggigit bibir bawahnya lantas ia bisa merasakan jari Nico masuk ke dalam lubangnya dengan mudah.
"You're ready," ujar Nico setengah tidak percaya. Gabriel meloloskan desah sebab jari Nico dengan sengaja menyentuh area sensitifnya. "so ready for me, hm?"
atau, Gabriel punya cara sendiri bagaimana menunjukkan pada Nico kalau ia rindu.
Series
- Part 1 of Age-Gap Relationship
Bookmarked by Amel13
28 Jun 2026
-
Tags
Summary
Oskar cuma mahasiswa semester akhir yang lagi pusing garap skripsi, kebetulan ditawarin job jadi pemusik di Gambang Kromong Modern milik Akuh-nya. Siapa sangka pas hajatan anak wadon Pak Lurah, bukannya main keyboard, dia malah diminta nemenin Mas Alek—rentenir paling kaya sekampung yang entah kenapa ngeliatin dia terus dari awal.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 6,653
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 15
- Kudos:
- 310
- Bookmarks:
- 21
- Hits:
- 4,572
Bookmarked by Amel13
28 Jun 2026
-
Tags
Summary
They handed him an Omega with ash still in his hair.
Lando stood barefoot on the marble floor of a city that had swallowed his name, his future, and the scent of the man he was promised to. He said nothing. He didn’t bow. He only stared — jaw tight, eyes brighter than any fire that took his home.
Oscar Piastri was a commander, not a keeper of hearts. The boy was a war spoil, nothing more. He told himself that, again and again, as days passed and silence turned into glances, glances into questions, and questions into something dangerously close to care.
The rules of war are simple: Victors take. The conquered yield.
But Lando has never followed rules.
And Oscar? He's starting to forget them.
- Language:
- English
- Words:
- 125,358
- Chapters:
- 8/10
- Comments:
- 885
- Kudos:
- 2,336
- Bookmarks:
- 699
- Hits:
- 69,835
Bookmarked by Amel13
19 Jun 2026
-
Tags
Summary
McLaren Fanzone Barcelona GP 2026.
Tempat dimana Lando bilang, kalau suatu saat nanti, ia akan menjadi teammate bersama rekan lamanya, Carlos Sainz, tepat di samping Oscar. Teammate Lando sekarang.
Kalau ditanya, apakah Oscar cemburu?
Iya. Banget.
Makanya Oscar harus memberi "pelajaran" kepada princessnya itu. Show him who he belongs to.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 2,776
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 5
- Kudos:
- 166
- Bookmarks:
- 17
- Hits:
- 3,411
Bookmarked by Amel13
17 Jun 2026
